|
SALAM UI MELANGKAH DALAM 1 DEKADE |
|
Salam UI kependekan dari Nuansa Islam
Mahasiswa Universitas Indonesia didirikan pada tanggal 28 Oktober 1998 sebagai Unit
Kegiatan Mahasiswa dibawah Direktur Kemasiswaan UI. Salam UI juga disebut sebagai
Lembaga Dakwah Kampus (LDK) karena merupakan representasi lembga dakwah yang
diakui eksistensinya oleh Rektorat di tingkat universitas. Didirikannya Salam
UI tak lepas dari momentum reformasi yang menginginkan perubahan di segala
bidang, yang imbasnya juga mempengaruhi perubahan kelembagaan yang ada di
kampus UI. Melihat peluang tersebut, para pendiri Salam UI mempersiapkan proses
transisi kemandirian sebuah lembaga dakwah tingkat universitas yang sebelumnya
berada di bawah naungan Senat Mahasiswa UI (sekarang BEM UI). Pada masa awal
pendidriannya, Salam UI fokus pada pembinaan mahsiswa muslim, dan kaderisasi
kelembagaan guna mencapai bentuk organisasi lembaga dakwah yang ideal.
Didirikannya Salam UI juga menjadi simbol
pemersatu bagi Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) yang telah berdiri sebelumnya
(dengan namanya masing-masing.seperti MII MIPA, FSI FE, dan FUSI Psikologi). Walaupun
mayoritas lembaga syiar fakultas usianya melebihi Salam UI, namun melalui Badan
Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus tercipta sebuah sinergitas kesatuan visi,
emosi, dan kreasi lembaga dakwah yang tercermin dari adanya isu dan momen yang
diusung bersama oleh Lembaga Dakwah Fakultas.
Salam
UI juga menjadi salah satu perintis didirikannya Forum Silaturahim Lembaga
Dakwah Kampus (FSLDK), sebuah forum lembaga dakwah tingkat nasional yang
berfungsi sebagai sarana perwujudan akselerasi da’wah
kampus nasional, sarana silaturahim, belajar, dan berbagi pengalaman
antarpengurus LDK dan sebagai wadah untuk mewujudkan peran aktif LDK dalam
menyikapi permasalahan keumatan. Oleh FSLDK, Salam UI pernah diamanahkan
sebagai penanggung jawab untuk membuat alur isu Nasional hingga puncaknya
menyelenggarakan Simposium Internasional 1 dan 2 yang dihadiri oleh LDK dari
seluruh nusantara.
|