Home

KALENDER KEGIATAN


Lihat Selengkapnya

INFO BEASISWA UI

Kemahasiswaan UI

Selembar Madani This Month!

 
 
 Click here to get Selembar Madani 

Sahabat Kita

 
mahasiswa ui
 
 

 
www.fsifeui.org
 
 
 
www.ukhuwah.or.id
 
 
SEJARAH SALAM
logo salamUniversitas Indonesia adalah salah satu Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia, yang banyak melahirkan manusia-manusia handal yang kemudian menentukan arah dan jatuh bangunnya negeri ini. Mahasiswa Universitas Indonesia dikenal sebagai barisan mahasiswa yang senantiasa berpikir kritis dan memiliki peran penyampai aspirasi, baik di antara mahasiswa sendiri maupun di masyarakat. Seringkali momentum-momentum penting di negeri ini ‘diberi warna’ oleh kiprah mahasiswa UI. Hal tersebut merupakan bentuk aktualisasi dari ilmu yang didapat dan hasil tempaan aktivitas kemahasiswaan yang sangat dinamis di Perguruan Tinggi ini.

Tidak disangkal pula bahwa sebagian besar mahasiswa UI adalah Mahasiswa Muslim. Kesemarakan aktivitas mahasiswa muslim ditandai dengan beragamnya aktivitas kemahasiswaan bernuansa Islam, seperti Peringatan Hari Besar Islam; kajian-kajian ilmiah bertemakan Islam melalui seminar, sarasehan, bedah buku, bazar buku dan souvenir Islam; pengembangan seni Islami melalui Lintas Budaya Islam, Bimbingan Baca Qur’an, serta masih banyak lainnya. Kerangka umum aktivitas kegiatan kemahasiswaan di atas adalah untuk menguatkan moral pada berbagai fungsi kehidupan dan membangun iklim Ukhuwah Islamiah di kalangan Muslim/ah Mahasiswa UI.

 

Beragamnya aktivitas kemahasiswaan bernuansa Islam membuat pengorganisasiannya pun beragam. Di tingkat fakultas terdapat seksi atau bidang Rohani Islam di tubuh Senat Mahasiswa Fakultas. Selain itu terdapat pula badan-badan yang relatif independen seperti Forum Studi Islam (FSI), Musholla, Forum Ukhuwah dan Kajian Islam (FUKI), dan Forum Amal dan Studi Islam (Formasi). Di tingkat universitas, pengorganisasian aktivitas ke-Islam-an dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) – Kerohanian Nuansa Islam Mahasiswa Universitas Indonesia (SALAM UI).

 

Pada awalnya kegiatan keislaman di tingkat universitas dipegang oleh Departemen Kerohanian Islam yang berada di bawah Senat Mahasiswa UI (SM UI). Sekitar tahun 1997, SM UI mengalami masalah internal, antara lain karena mengalami perubahan bentuk menjadi Badan Eksekutif Mahasiswa UI (BEM UI). Hal ini membuat kondisi SM UI goncang dan tidak jelas, sehingga kegiatan-kegiatannya banyak yang vakum. Keadaan ini mempengaruhi departemen-departemen yang ada di bawahnya, termasuk juga Dept. Kerohanian Islam sehingga kegiatan-kegiatan keislaman pun banyak yang vakum.

 

Dakwah Islam seharusnya tetap berjalan, tidak bergantung kepada kondisi suatu organisasi. Karena itu tercetuslah ide untuk membentuk organisasi Islam se-UI yang nantinya dapat lebih bebas mengaktualisasikan kegiatan keislaman dan lebih banyak lagi melibatkan mahasiswa UI. Maka terbentuklah UKM Salam UI, yang kedudukannya langsung di bawah Pembantu Rektor III, dan sejajar dengan BEM UI atau UKM lainnya.

 


 

Pada periode pertama, hal yang lebih diutamakan adalah eksistensinya Salam UI, mengumumkan bahwa ada organisasi Islam se-UI. Periode ini yang dilakukan hanya membentuk jadi diri dan memperjelas tujuan dari Salam UI itu sendiri. Hanya sedikit kegiatan besar dilaksanakan, sedangkan departemen dan biro yang ada di bawahnya belum berjalan sebagaimana harusnya.

 

Pada periode kedua, departemen dan biro Salam UI lebih difungsikan dan dan dirapikan, mulai membuat program-program dan mengenalkannya kepada mahasiswa UI, mengumumkan Salam for all dengan kegiatan-kegiatan keislaman yang diselenggarakannya.

 

Pada periode ketiga, Salam UI mencoba untuk lebih mengakar ke mahasiswa UI, memperbaiki koordinasi, integrasi, dan kerjasama dengan tiap fakultas. Mulai banyak kegiatan-kegiatan besar diselenggarakan, seperti dalam menyambut Ramadhan (PERAK), menyambut milad Salam (SALMAN), dan dalam rangka menyambut Muharram, sehingga kegiatan Salam tahun-tahun berikutnya mulai terpola. Selain itu kegiatan terbesar pada periode ini adalah FSLDK (Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus) dimana LDK yang ada di Indonesia bertemu dan berkumpul.

 

Pada periode kedelapan, Salam UI mengusung jargon “bersahabat!”. Untuk pertama kalinya diadakan Muktamar untuk seluruh Lembaga Da’wah se-UI, bernama Muktamar MADANI, guna mensinergikan peran-fungsi dan memantapkan program bersama se-UI. Untuk pertama kalinya pula diadakan dialog antar elemen da’wah di UI secara legal formal, bersama HMI Dipo, HMI-MPO, IMM, PMII, dan FIKI. Forum-forum bersama seluruh Lembaga Da’wah se-UI diadakan dalam rangka menyamakan emosi menghadapi momen-momen bersama, forum tersebut diberi nama FASEL (Forum silaturahim Aula SELatan masjid) UI. Di periode ini melalui FSLDK XIII, SALAM UI dipercaya Pusat Penyikapan Isu Keumatan sekaligus Prototype Dakwah Kampus berbasis kompetensi. Dalam periode ini berhasil diluncurkan SALAM Press, SALAM Palestine Center, dan Ummah Research Center. Pada periode ini, SALAM UI dipercaya oleh kementrian pemuda dan olahraga, dalam Forsa IYA (Forum Silaturahim Alumni Indonesian Youth Action) untuk membuat website dan peluncur isu-isu kepemudaan oleh “Forsa IYA” (stop pornografi-pornoaksi, anti-rokok-narkoba, dan narkoba-miras). Juga dipercaya sebagai tuan rumah pertemuan perdana Forsa IYA. (lebih lanjut dapat dibaca di “Risalah bersahabat” SALAM 08).

 

Dengan visi “pusat bersama”, sebagai lembaga yang dapat menaungi muslim/ah di UI, serta misi untuk selalu hidup dengan integritas dan memperbaiki hidup sesama, Salam UI sebagai ‘pusat’ da’wah Islam di UI, diharapkan mampu menaungi dan memberikan pelayanan terbaik pada umat (khadimul ummah) dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa. Dalam hal ke’bersahabat’an, sebagai wadah konsolidasi muslim/ah mahasiswa UI yang di dalamnya penuh dengan iklim persaudaraan (ukhuwah islamiyah), serta pola  komunikasi yang lebih terbuka (hizbah), sehingga aktivitas yang dilakukan dapat dirasakan oleh seluruh muslim/ah mahasiswa UI. Juga dalam hal ke’mandiri’an, seperti peningkatan pemahaman berislam (tarbiyah islamiyah), pengembangan kompetensi (tanmiyatul kafa-ah).

 

Implementasinya kemudian adalah bahwa UKM Salam UI berusaha membuat program-program yang bisa merealisasikan visi misi tersebut. Program-program yang ada dibuat sedemikian rupa sehingga diharapkan dapat merepresentasikan penguatan nilai moral dan intelektualitas keislaman pada seluruh aspek kehidupan kemahasiswaan di Universitas Indonesia.

 
< Sebelumnya